Situs A – 002: Strategi Untuk Konten

Karena tema situs yang saya pilih tidak saya kuasai, maka saya memerlukan sekitar 2 hari untuk mempelajari dan mendalaminya. Saya menyebut fase ini sebagai fase “pendalaman materi” :)

Beberapa hal yang saya lakukan ketika pendalaman materi, antara lain:

  • Saya mengunjungi situs-situs authority untuk keyword utama yang saya incar dan meng-copy-paste berbagai informasi penting ke Microsoft Word, untuk saya baca di lain waktu – (informasi ini juga nantinya penting sebagai bahan untuk menulis konten situs saya)
  • Saya perhatikan situs-situs saingan yang berada di Top 10 Google dan saya cari apa “celah” yang bisa saya isi dengan kehadiran Situs A. Dengan kata lain, saya ingin memberikan sesuatu yang lain pada pengunjung situs saya nantinya, yang tidak dapat mereka temukan pada situs-situs saingan Situs A
  • Saya mencoba memahami informasi apa yang sebenarnya dicari oleh calon pengunjung saya ketika mereka mengetikkan keyword utama di search engine. Dengan begini, saya jadi lebih tahu tentang demografi target pengunjung saya – laki-laki/perempuan, tua/muda, dsb

Kenapa saya bela-belain melakukan semua hal di atas?

Walaupun yang saya buat ini adalah “situs Adsense”, namun saya tidak ingin situs ini hanya sekedar memberi informasi yang ngambang, yang isinya cuma konten daur-ulang yang dicaplok sana-sini dan didandanin semata-mata untuk kepentingan search engine – yang penting unik.

Tidak.

Di zaman sekarang ini, situs-situs seperti itu sudah pasti nggak akan bisa nangkring di Top 10 Google, percaya deh. It’s all about quality now.

Saya ingin Situs A ini menjadi Authority Site untuk niche-nya. Dan untuk itu, saya yakin bahwa saya harus bisa memberikan konten berkualitas yang dapat memenuhi keinginan pengunjung.

Ingat…

Pengunjung #1, Search Engine #2!

Ini rumus baku untuk menulis konten yang berkualitas.

Outsourcing

Karena target pasar saya adalah Amerika dan Canada (negara dengan pencarian terbanyak untuk keyword utama yang saya pilih), maka tentunya konten situs saya harus berbahasa Inggris.

Nah, untuk tampil profesional, saya merasa bahwa konten Situs A nggak bisa murni tulisan saya. Saya harus membayar penulis profesional yang memang “native” dalam berbahasa Inggris.

Solusinya? Outsourcing.

Sebenarnya saya punya 2 pilihan model untuk outsourcing konten ini:

  1. Menulis sendiri, kemudian membayar seorang penulis profesional yang native American English untuk melakukan Proofreading dan Editing
  2. Membayar penulis profesional yang memang akan menulis konten dari nol, tapi dengan arahan dari saya tentang apa yang akan ditulis

Setelah menimbang-nimbang, akhirnya saya pilih alternatif yang ke-2, tapi dengan beberapa penyesuaian.

Selektif Untuk Konten Situs!

Selama ini saya sudah pernah menyewa beberapa jasa penulis berbahasa Inggris, mulai dari penulis India, sampai Amerika. Saya menggunakan jasa mereka kebanyakan untuk memasukkan artikel ke Article Directories.

Nah, saya tahu persis bagaimana kualitas tulisan mereka – nggak greget. Karena bayaran mereka berdasarkan jumlah kata, jadi kebanyakan mereka cuma muter-muter aja membahas satu perkara, yang penting jumlah katanya sesuai dengan pesanan. Jadi, it’s all crap

Tulisan kayak gini nggak bisa saya pakai untuk Situs A. Kalau untuk Article Directories masih nggak papa, tapi kalau untuk konten situs, jelas nggak bisa.

Saya memerlukan tulisan yang bisa membuat pengunjung situs kecantol dan memperoleh banyak pengetahuan baru. Bahkan kalau bisa, setelah mereka mengunjungi Situs A, mereka akan berterimakasih-terimakasih kepada saya :)

Akhirnya, saya memutuskan untuk menulis sendiri KERANGKA konten Situs A, mulai dari konten Homepage-nya. Saya orat-oret di Word alur kontennya, Subtitles-nya, berikut poin-poin yang saya inginkan untuk setiap Subtitle tsb. Pokoknya si penulis betul-betul saya arahkan dan tidak saya perbolehkan untuk keluar jalur…

I’ve done all the research. All she has to do is write it in a good writing style, with no grammar mistakes!

Setelah saya selesai membuat kerangka untuk Homepage, saya pergi ke Elance untuk mencari penulisnya.

Singkat cerita, setelah menerima berbagai penawaran, saya menerima 1 tawaran seharga $20. Konten Homepage Situs A saya peroleh dalam waktu 1 minggu.

Konten Artikel Lain

Selagi menunggu konten Homepage saya selesai ditulis, saya menyusun 2 artikel lain, serta berbagai halaman baku seperti About Us, Contact Us, Privacy Policy dan Terms of Use. Untuk semua ini saya yang menulis, kemudian saya bayar penulis profesional langganan saya untuk melakukan Proofreading dan Editing – kalau begini kan bisa lumayan menghemat ;)

Artikel-artikel lainnya akan menyusul sesudah Situs A beroperasi.

Artikel Lain Berkaitan dengan Situs A:



Publikasi: October 7, 2011

7 Responses to Situs A – 002: Strategi Untuk Konten

  1. tips kesehatan March 24, 2012 at 11:58 am #

    kalo saya mending pake tulisan sendiri ,walau kurang profesional,,
    karena saya tidak punya uang untuk menyewanya ,,, :)

    makasi banyak informasinya,,saya sangat senang dan banyak informasi yang saya dapatkan setelah saya berkeliling di blog ini,,

  2. emha May 8, 2012 at 10:18 am #

    ini blog yang selama ini saya cari… akhirnya ketemu…
    akan saya pantau terus postingan yg sangat bermanfaat dari blog ini.
    terimakasih mas atas informasinya.

    • admin May 10, 2012 at 2:29 am #

      Semoga bermanfaat! :)

  3. Bambang June 16, 2012 at 3:51 pm #

    Mas, mantep bgt shared nya… pantes nongkrong di page 1 trs ;)
    Sy mau tanya ttg image mas, pada konten diberi image ga? trs dptcopas image nya dr mana? klo dr ggle jg… apa diberi urlnya jg?

    Regards

    • admin June 19, 2012 at 4:09 am #

      Image… cari aja di situs-situs Stock Photo… biasanya kalau ukuran kecil bisa didownload gratis. Terus upload di situs, dikasih ALT tag sesuai keywordnya…

      • Bambang June 23, 2012 at 3:59 pm #

        Mas bisa direkomendasikan writer langgannya mas, yg terjangkau harganya tentunya?
        Soalnya sy jg pusing cari writer… ada grammer nya bgus, isinya ngambang…dll
        Klo berkenan.. via email aja mas
        Dan klo boleh lg… sy pngen ngobrol langsung lewat YM dg mas nya. :)

        Regards

        • admin June 26, 2012 at 2:42 am #

          paling kalo mau, bisa pake jasa Proofreader saya. Ini salah satu jalan yang sering saya tempuh – nulis artikelnya sendiri, terus nanti di-proofread sama penulis US, sekalian dibenerin. dengan begini, isi artikelnya sesuai dengan yang saya mau, dan grammar serta style bahasa Inggrisnya bagus.

          cara kedua yang pernah saya gunakan (tapi jarang) adalah menyewa jasa penulis dari Elance yang menulis konten dari nol, tapi tetap setiap poinnya dari saya. saya tinggal nyuruh, kamu tulis ini, itu, dsb.

          nah, kalau untuk jasa Proofreader, langganan saya itu sementara ga mau nerima pelanggan baru. jadi paling kalau mau, coba nanti melalui saya aja. cuma masalahnya untuk sekarang ini, mesti ditunda nih mas, soalnya besok saya udah mulai berlibur panjang lagi :)

Leave a Reply