Rekan-rekan sekalian, terima kasih ya atas antusiasmenya… saya banyak sekali menerima email beberapa hari terakhir ini. Selama saya ga lagi berlibur panjang
, insyaAllah saya akan coba jawab email dan komentar rekan-rekan sekalian.
Terus terang saya ga nyangka kalo konten saya bisa menjadi sumber inspirasi dan motivasi bagi banyak orang. Dan ketika menerima semua respon ini, saya melihat bahwa ternyata banyak juga rekan-rekan yang menyatakan hampir berputus asa dalam bisnis online dan internet marketing.
Jangan dong… ayo maju terus, asal dengan cara yang benar… dan jangan lupa fokus!
Nah, salah satu pertanyaan yang saya terima adalah mengenai cara memilih niche. Emang, langkah yang satu ini udah terkenal suka bikin pusing banyak orang, dan emang ga bisa kita pungkiri, nge-dapetin niche yang bagus itu ya nasib-nasiban juga…
Tapi dari segi usaha kita, tentu ada yang bisa kita buat untuk mengorek-ngorek dan menemukan niche yang potensial. Yang potensial di sini, maksud saya adalah niche yang kalau kita kuasai bisa menjadi jalan penghasilan yang signifikan.
Nah, sebelum saya lanjut, saya sarankan Anda baca-baca lagi artikel saya seputar niche: Micro Niche Sites – biar bisa langsung ‘nyambung’ dengan pembahasan selanjutnya…
Mulai Dari Mana?
Banyak orang yang bingung mau mulai dari mana untuk memilih niche. Ada yang mengatakan, mulai dari hobby Anda dan hal-hal yang Anda kuasai…
Kenapa demikian?
Mereka yang berpendapat seperti ini beralasan, karena kalau Anda memilih niche yang ga Anda sukai atau kuasai, nantinya Anda akan kehilangan interest dengan topik tersebut, sehingga akhirnya situs/blog yang Anda buat ga akan Anda ‘lirik-lirik’ lagi karena bosan dan capek…
Betulkah pendapat ini?
Kalau menurut saya, ga sepenuhnya betul…
Pendapat di atas betul, jika Anda berniat membangun blog yang akan di-update secara rutin per bulan, atau per minggu, atau bahkan setiap hari.
Kalau tipe blog seperti ini, jelas Anda HARUS memilih niche yang Anda sukai, atau yang Anda kuasai topiknya.
Tapi perlu diingat, ga semua blog modelnya seperti itu kan – harus di-update secara rutin per minggu atau per hari… Banyak blog yang difungsikan seperti situs statis, dan berhasil menjadi situs otoritas (authority site) – contohnya ya hampir semua blog saya
Nah, untuk jenis blog yang difungsikan seperti situs statis, Anda ga harus meng-update setiap minggu atau bahkan setiap hari, cukup membuat konten yang padat dan berkualitas, dan hanya dengan beberapa artikel saja situs tersebut sudah bisa menjadi situs otoritas pada niche-nya!
Untuk jenis blog yang terakhir ini, pemilihan niche ga harus disesuaikan dengan hobi Anda, atau topik yang Anda kuasai… tapi disesuaikannya dengan profit yang bisa Anda dapatkan kalau bisa menguasai niche tersebut.
Sampai sini jelas ya…? Jadi bisa dikatakan juga bahwa awal pencarian niche bergantung juga pada jenis blog yang akan Anda pilih – apakah yang dinamis sebagaimana ‘aslinya’ karakter blog, atau statis yang menyerupai situs?
* Oya, dari awal saya langsung mengarahkan Anda kepada ‘blog’, karena memang sampai saat ini, jalan yang paling mudah bagi semua newbie untuk memulai dan juga praktis bagi para dedengkot IM, adalah membuat situs dengan menggunakan blog, khususnya dengan platform WordPress…
Lalu, Model Blog/Situs Apa yang Sebaiknya Anda Pilih?
Tergantung duitnya… he he he
Sekarang saya tanya, Anda mau nguasai sebuah niche itu targetnya apa sih? Penghasilan online bukan?
Nah, kalau begitu, sebagai langkah pertama, silahkan Anda mencatat setiap topik yang menarik bagi Anda. Topik ini bisa berupa hobi Anda, atau setiap hal yang Anda kuasai dengan baik.
Mungkin Anda hobi bersepeda?
Mungkin Anda seorang desainer interior?
Mungkin Anda jago masak soto Betawi tanpa MSG?
Nah, setelah Anda mencatatnya, langkah kedua adalah memeriksa apakah topik-topik tersebut menguntungkan atau tidak.
Di sinilah kebanyakan orang berbuat kesalahan… begitu denger bahwa mereka sebaiknya memilih niche yang berkaitan dengan hobi mereka, kebanyakan orang langsung terjun membuat blog yang topiknya seperti itu. Pas udah berjalan beberapa bulan, baru sadar bahwa topiknya ga bisa menghasilkan. Akhirnya banting setir deh…
Nah, untuk menghindari kejadian seperti ini, Anda harus ingat… Selidiki terlebih dulu potensi keuntungan niche yang akan Anda pilih, walaupun itu berkaitan dengan hobi Anda…
Ada 2 faktor utama untuk mengetahui potensi keuntungan sebuah topik/niche:
- Berapa banyakkah pencarian di web untuk topik/niche tersebut?
- Bagaimana Anda bisa memperoleh uang jika menguasai niche tersebut?
Proses ini biasa dikenal dengan Keyword Research…
Alat yang Digunakan
Untuk keyword research, saya penggemar alat-alat gratisan, dari dulu sampe sekarang
Nah, alat-alat gratisan yang saya pake itu intinya 4 ini:
(alat-alat ini juga udah saya masukkan ke dalam daftar ‘Senjataku‘)
Nah, ketika Anda menggunakan Google AdWords Tool (GAT), Anda bisa melihat jumlah pengguna internet yang mencari informasi tertentu setiap bulannya. Kata-kata atau frase yang digunakan oleh pengguna internet ini direkam oleh GAT, dan inilah yang selanjutnya dikenal denga istilah keyword. Dan ini juga yang selanjutnya bisa menjadi niche incaran Anda.
Ketika Anda menggunakan GAT, kalau Anda sign-in ke dalam akun Google Anda, maka Anda akan melihat kolom bernama CPC. CPC merupakan singkatan dari Cost Per Click, yang intinya merupakan besarnya uang yang rela dibayar oleh pemasang iklan Google Adwords per satu kliknya untuk kata-kata tertentu.
Nah, untuk melihat potensi sebuah niche, nila CPC ini bisa Anda jadikan sebagai acuan – semakin besar CPC sebuah niche, berarti semakin besar potensi Anda untuk meraih penghasilan besar kalau bisa menguasai niche tersebut…
Sebaliknya, kalau CPC-nya kecil, hampir bisa dipastikan niche tersebut tidak layak untuk diperjuangkan…
Biar lebih gampang, saya coba kasih contoh dengan keyword “persian kitten”…
Ada beberapa bagian penting yang harus Anda perhatikan, dan semuanya udah saya tandai dengan lingkaran merah (klik untuk memperbesar gambar di atas):
- Pastikan untuk Match Types di bagian kiri Anda memilih “Exact”
- Untuk bagian Advanced Options and Filters, pilih negara yang Anda incar. Hampir seluruh situs saya mengincar pasar United States
- Lihat berapa Global/Local Monthly Searches yang keluar
- Lihat kolom CPC di bagian kanan hasil pencarian
Nah, untuk kasus “persian kitten” ini, bagi saya terlihat kurang potensi, karena CPC-nya kecil, cuma $0.56.
Terus, langsung coret dari daftar?
Eit, nanti dulu…
Kalau melihat angka Monthly Searches sebesar 3600, niche ini bisa jadi lumayan menguntungkan, terutama kalo saya bandar jual beli kucing persia
Bisa aja kan?
Atau, skenario lainnya…
Memang, untuk membuat blog yang dipasangin Adsense, niche ini ga menjanjikan, tapi mungkin aja ada produk afiliasi yang bagus dan bisa kita pasarkan yang berkaitan dengan “persian kitten”, ya kan?
Dengan mempertimbangkan Exact Search sebesar 3600 per bulan, saya akan coba mencari tau, apakah ada yang bisa saya jual ke pasar ini – baik produk afiliasi, maupun produk sendiri…
Sebagai gambaran… okelah kalau untuk monetisasi dengan Adsense, niche “persian kitten” ini ga menguntungkan… tapi coba kita lihat apa saja yang MUNGKIN bisa kita jual ke pasar niche ini…
- Kucing Persia hidup kah?
Siapa tau mereka tertarik beli kucing Persia hidup, ya kan? - Ebook tentang cara memelihara kucing Persia?
- Shampoo kutu khusus untuk kucing Persia?
- Kandang khusus untuk kucing Persia?
- dan sebagainya…
Eh, kucing Persia ini cuma contoh aja ya, saya ga tau apa produk-produk di atas emang bener-bener ada apa ga, ini cuma yang terlintas dalam pikiran saya aja…
Coba aja… kalau blog saya tentang “persian kitten” memperoleh 3000-an pengunjung unik setiap bulannya, dan saya menjual produk afiliasi dengan komisi $10 untuk setiap penjualan, dan 1% pengunjung membeli produk yang saya tawarkan (angka ini sangat realistis lho dalam internet marketing), berarti saya bisa memperoleh 30x$10 = $300 per bulan…
Anda bisa lihat kan potensinya?
Begitulah kurang lebihnya langkah-langkah awal yang saya tempuh untuk menentukan potensi sebuah niche, sekaligus menyelidiki kemungkinan untuk me-monetisasi blog pada niche tersebut.
Berapa Angka Exact Monthly Searches Minimal?
Untuk cara monetisasi dengan menjual produk afiliasi, biasanya kalo minimal 1000, masih saya ambil – apalagi kalau komisi penjualannya besar.
Untuk cara monetisasi dengan Adsense, biasanya saya pilih yang > 6000, dan CPC > $2.
Nah, kalau ternyata setelah mempertimbangkan ke-2 faktor di atas, semua hobi Anda dan topik yang Anda kuasai tidak ada yang lulus uji bagaimana?
Ya jangan maksain…
Cari niche lain, dan untuk itu, buatlah blog dengan konsep situs statis.
Kalau ternyata salah satu hobi Anda lulus uji potensi dan terlihat bisa menjadi jalan penghasilan online?
Ya go for it, dan buatlah blog dinamis yang di-update secara berkala…
Mudah bukan?
Pembahasan ini belum selesai lho, tapi karena terlalu panjang, saya rasa lebih baik saya bagi-bagi saja dalam beberapa artikel. Tunggu artikel berikutnya ya, dan pastikan Anda sudah bergabung untuk menerima pemberitahuan dalam Inbox Anda…






tulisan yang menyegarkan. buat pemain adsense/internet marketer alur di atas mungkin sudah hapal.
yang baru dan menarik dari posting ini bro, adalah “jangan menyerah” dan “jangan maksain”.
thanks bro
He he… gitu ya? Ur welcome…
ga pake analisa kompetisi ya gan? wah emang beda dah kalo yang milih niche udah SEO expert
BTW, pengalaman ane, exact match search itu ga ngejamin bahwa angka itu adalah mutlak. Ane ada beberapa post yg udah top 5 position untuk keyword dengan exact match search per month nya 2000-5000, tapi tetep aja visitor ga membludak. Dengan angka segitu ane kira bisa dapaet paling ga 100 UV/ day. eh, ternyata masih 20 an aja.
Ada yg bilang “target aja yg long tail, ga usah peduli banyaknya search per month” menurut mas FBO gimana?
Kompetisi insyaAllah ntar saya bahas di artikel sambungannya ya…
Untuk masalah UV, Top 5 ga cukup mas, soalnya > 50% pengunjung itu akan diambil oleh situs yang ada di #1… Walaupun angka AdWords Tool itu cuma prediksi, tapi ana liat selama ini traffic yang saya peroleh ga beda jauh sama angka itu, untuk keyword yang sudah saya kuasai di #1,,,
enak nya blog itu pake bahasa inggris apa bahasa indonesia klo kita ngejar visitor? klo ngejar income kayaknye harus pake inggris … tapi nggak ngeh nih pake bahasa inggris yang bagus
Kalo mas bisa masuk ke pasar lokal yang potensi, hasilnya ga kalah menggiurkan lho. Tapi secara umum pasar internasional (dengan bahasa Inggris) lebih menjanjikan… Kan ada jasa penulis mas… bisa dicari di Elance.
Wah… Memberi Pelajaran Berharga nih bagi New bie Kayak saya…
Numpang belajar Ya Om…
Silahkan gabung mas…
benar-bena rmantap tulisannya mas, trima kasih. saya selama ini masih bingung cara memakai Google Adword tool, sekarnag sudah mulai paham.
Sip, artikelnya benar-benar mencerahkan. sampai bingung mau nanya apa? he…he…
Salam Jabat Erat
Simon
Selamat bergabung mas Simon
Menarik mas uraianya
yang masih bingung menurut saya adalah bagaimana mengetahui kalau keyword itu ada affiliate nya . Gimana ngeceknya
Thank jawabanya
Yang paling gampang, ya ketik aja “keyword + affiliate” di Google…
kalo persaingan gimana
Tunggu artikel berikutnya ya mas… baru pulang weekend nih, belum sempat nulis
Saya nggak komen macam2 dulu deh mas,
ijin nyimak .. sambil tarik nafas dalem2 nih …
Btw, link building yg mas pake seperti apa ya?
Silahkan baca di Strategi Backlink dan Strategi Backlink Ampuh
Artikel yang bermanfaat, saya lagi bingung nih memilih niche agar bisa konsisten
Semoga cepet nemu deh mas…
Salam kenal MasFBO,
beruntung saya menemukan blog anda ini, sedikit mengobati kegalauan saya tentang pemilihan niche, hahaha
Banyak orang dii luaran sana seperti yang MasFBO bilang pada awalnya “mulai dari hobby Anda dan hal-hal yang Anda kuasai…”
dan saya cukup terobati dengan sangkalan “ga sepenuhnya betul…” hahaha…
Saya sudah sedikit mengerti tentang keyword research (walau baru mulai sih) cuma yang saya temukan topik yang saya sukai sepertinya “kurang menjual” dan “sedikit pencarian” khususnya untuk AdSense dan saya bingung mau gimana
Tapi setelah membaca artikel ini jadi lebih tercerahkan.
Terimakasih MasFBO, saya nanti artikel2 bermanfaat berikutnya.
Sukses dan Sehat selalu.
Salam.
oalah mas, ora kudu hobi ya? seng penteng wong okeh seng butuh ngono mas? untong ketemu mas fbo. nggeh sampon matornuwon mas. Asalamualaikum.
Walah, saya ga bisa boso Jowo mas… he-eh deh…